Hari kelima/jumat 16/03: (GOR rawamangun dan rumah Irma) Gue datang pertama ke rumah Irma (baca: gembong Narkoba se-Asia Serikat) pintu gerbang komplek terkunci. Padahal sudah jam 7 pagi, dasar pemalas si pembuka gerbang. Monyet dan kuda nil saja sudah ada di ragunan dari jam 3 pagi. Akhirnya gue muter untuk jalan bareng sama Irma ke GOR rawamangun. Rencana nya disana anak2 osis akan mengadakan olahraga. Untung mata-mata kami (Irma/red) sudah menyadap percakapan mereka. So dari jam 7.30 gue, Irma, Bintang dan Afif sudah ada disana. Di GOR. Kami ngobrol untuk mengurangi bosan. Irma minta Bluetooth video. Entah video apa, saya engga peduli, saya engga pikirin, saya engga masukin ke hati, emangnya ini blog dia, emangnya ini dia yg nulis, emang nya bla bla bla? Anak osis sudah ada di dalam lapangan, kami juga akan ke lapangan, tapi gue dan bintang bawa motor. Motor sengaja kami matikan dan dorong ke tempat parkir. “ngapain sih rul, tang?” itu Irma yg tanya “olahraga” gue yang j...