Skip to main content

Posts

Hai Hujan

Hai hujan, sudah lama kau tidak kemari. Sekarang kau ingin menjadi apa menghampiri ku? Menjadi ingatan memori kah? Menjadi kenangan kah? Menjadi tawa bahagia kah? Menjadi penghalang sedih ku kah? Atau hanya menjadi hiasan di depan mata ku?

Suarah Pridi

Suarah Pridi  14053 29 Sep 2014 1. Cinta, mungkin irasional. Kegembiraan irasional. Tapi kamu adalah kamu, populer di kepalaku. 2. Senang bertemu denganmu, untuk satu perasaan yang halus, yang bebas, yang mengalir semenjak itu, yang deras bersama darahku 3. Malam ketika aku bersamamu, aku hanya punya keyakinan, bahwa memang, aku mencintaimu, dan itu serius. 4. Mengatakannya dengan kagum di atas paru-paruku. Sebagai keinginan erotis yang paling berani. Menegaskan kembali kemerdekaanku sebagai manusia 5. Itu adalah pernyataan yang sangat jelas. Aku tidak terbiasa dengan semua omong kosong. 6. Sekarang, jika engkau sudah denganku, gunakan aku untuk kesempatan membuat bahagiamu.

Pernyataan

Bukankah ini romantis? Suara mesin kendaraan bersautan di kejauhan, roda-roda memperkosa jalan aspal, dan para tukang sapu jalanan mulai mondar-mandir membersihkan daun-daun gugur semalam. Mereka sedang sibuk, tidak mempedulikan yang lain, tapi aku disini. Melihat keindahan Tuhan. Melihat anugrah Tuhan. Melihat mu.

Nouvelle Vague

Baru, kemarin aku kembali ke fase dimana aku mencintai seseorang. Perempuan tulen, utuh, dan masih bernafas. Tapi aku takut. Tapi sepertinya dia tidak. Bagaimana ini? Bagaimana dia agar tahu kalau aku menyukainya, dan bagaimana aku tahu kalau dia menyukaiku? Atau jangan2, dia tidak sama sekali, suka, apalagi cinta.

EPILOG

-10 tahun kemudian- Kriiiiiiing kriiiiiing, bel rumah Irza berbunyi dua kali. Irza mengecilkan volume tivi nya dan memakan sedikit snack ringan yang ada di atas meja ruang nontonnya. Kriiiiiing. Bel rumahnya kembali bunyi lagi. “iya tungguuu” Irza pun segera membuka pintu dan keluar. Didepan pintu rumah Irza ada seorang kurir paket menunggu. Pakaiannya lusuh seperti seragam yang setiap hari dipakai nya. Membawa motor berwarna hitam dengan mesin yang masih menyala. Seperti akan pergi lagi ketempat lain dengan cepat.

Kelakuan Bodoh Yang Pernah Gue Lakuin (part 5)

NGUMPULIN TUTUP BOTOL DARI BUKIT DURI SAMPE TEBET, (SAMA ARZEL) ABIS ITU BINGUNG TUTUP BOTOLNYA MAU DIAPAIN-__- Nah, ini ga jelas banget sumpah, sampe sahabat gue cerita nostalgia pas ketemua sama gue “eh rul, lo inget ga kita ngumpulin tutup botol waktu kecil?” jiahhhh gue langsung inget saat itu juga. Jadi ceritanya tuh pas gue dan Arzel sudah pulang sekolah, kita mau main nihhh