Skip to main content

Posts

Akhir ini

Akhir-akhir ini, aku menjadi takut denganmu. Karena aku merasa dirimu semakin cantik dan ayu. Aku merasa bahwa disekitar mataku setan-setan sedang memanjakan aku. Aku merasa ketika memandangmu adalah sebuah kesegaran abadi. Aku merasa setiap harinya kamu semakin manis. Semakin manis dari sebelumnya.

Hai Lagi

Hai, halo, apa kabar? Kira-kira sudah berapa lama saya tidak melakukan kegiatan menulis ini lagi? Dalam kasus, menulis di blog. Kira-kira hampir 7 bulan ya? Oke! Sekarang pukul 05:19 ketika saya menulis ini, dan bersama dengan alunan musik dari Ryo Fukui, pianist dari Jepang kalo ga salah. Saya ingin sedikit curhat. Hahahah! Anjingdah tetiba.

Peran Penguasa Media Massa

Foto: 1 : diambil pada tanggal 12 Juni 2015 Objek dalam foto ini adalah tiga buah koran yang namanya sudah cukup terkenal di Indonesia, pendiri koran tersebut adalah P.K. Ojong dan Jakob Oetama, terbit sejak 28 Juni 1965 dan hingga kini tetap memberikan informasi dan berita-berita yang tersebar di seluruh Indonesia. Media massa berperan penting dalam memberikan berita terkini dan kebenaran yang diungkapkan, namun akan menjadi sia-sia fungsinya bila media massa telah dikuasai oleh orang-orang yang mengatur untuk menyembunyikan berita yang sebenarnya. Pengertian pers menurut UUD No. 40 Tahun 1999 yang berbunyi bahwa pengertian pers adalah lembaga sosial atau wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik yang meliputi, mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan m...

Hari Ini

Hari ini, ibumu meninggal karena sakit. Aku termenung. Apakah ibuku berikutnya. Aku sangat belum siap jika memang iya. Aku merasaka kesedihan yang mungkin kau juga rasakan. Aku termenung ketika mendengar kabar tentang ibumu yang meninggal pagi ini. Tetapi aku juga memikirkan kamu yang sedang dijalan pulang. Berhati-hatilah.

Foto di Lembang.

Bunga

Malam hari, ketika aku pulang dari kampus, aku bersama temanku berkendara menuju pintu keluar kampus. Di depan gerbang, sebelum aku keluar, ada seorang aktivis memberikanku bunga. Kucium harum wanginya, berangan dalam ketenangan, dan aku tetap berkendara. Aku meminta izin kepada temanku untuk ke kosan dia. Dia yang masih kucintai, walau dia pun sudah mempunyai kekasih.

Kukembalikan Padamu Di

Untuk: Di Guna Aku sudah menerima surat dari mu Di, aku tidak tahu bahwa kau sampai sebegitunya kepada ku. Mungkin ketika itu aku memang merasa ada yang aneh dari dirimu, tapi aku tidak mau terlalu berharap berlebihan. Di, kau harus juga merasakan seperti diriku. Kebingungan menebak perasaan seseorang yang bisa saja kau salah duga. Yang dapat mengakibatkan duka.