Skip to main content

semacam penjelasan asal

                Aku dapat kritik dari orang, dia bilang bahwa aku ini seperti bocah yang songong,  aneh, tidak jelas, nyeselin, malu-maluin, dan lain lain.

                 Tapi jawabku terima kasih. Terima kasih sudah mau memperhatikan ku. Oh kalian ini sungguh baik sekali. Aku bingung harus membalasnya dengan apa.

                Biarkan aku liar di dalam dunia ku. Ini dunia ku. Ini khayal ku. Ini permainan ku. Ini lingkaran ku. Aku bebas. Aku merdeka. Aku tak terpenjara. Terserah aku. Tapi, ini aku yang dikejar waktu. Yang dikejar bayang.


                Pikir sejenak. Biar lah aku begini. Menguasai otak. Menjadi babi di hutan atau menjadi anjing liar. Tetapi, tetap inilah aku. Aku berbeda setiap detiknya.

                1000 kali kau minta ubah sifatku, aku buang kau. Aku sudah menikmatinya. Selagi air menuruni Niagara, aku tetap begini. Menjadi diriku.

                Aku juga manusia yang membutuhkan oksigen. Sama dengan mu. Di atas langit ada langit. Jangan sombong.

                Aku bersyukur. Tidak seperti kau yang sombong, hidup dalam cela, maki, dan hina. Terima kasih oh Tuhan. Aku tetap bersyukur.

Comments