Skip to main content

Surat Kepada Sahabat PA

you are very dear to me, my dearest brother in here. I just want to make sure that you know: you are special. I wish we could make more than what we had right now, someday. To make incredible stories. Hehe.

Yes or no?
.

Sadarkah kamu bahwa kamu itu segala cantik, manis, dan menarik?
Sadarkah juga kamu bahwa kamu itu baik, penyayang, dan asik?
Sadarkah kamu bahwa banyak laki-laki yang berusaha keras untuk mendapatkanmu?
Sadarkah kamu bahwa ketika kamu didapatkan, mereka hanya memanfaatkanmu?
Sadarkah kamu bahwa setelah itu hanya penyesalan-penyesalan yang memelukmu erat?
Sadarkah kamu bahwa sebenarnya kamu bisa selalu bahagia dan bersenang-senang?
Sadarkah kamu bahwa aku berupaya untuk menyadarkanmu?
Sadarkah kamu bahwa pengaruhmu juga sama kuat?
Sadarkah kamu?

Pada hari itu, kita sudah bersaudara bukan? Saudara yang tidak untuk saling menyakiti, melainkan menyayangi satu sama lain. Mungkin sudah terlalu banyak rahasia yang kita simpan sampai hari ini. Entah rahasia kita berdua atau masing-masing. Dapatkah rahasia itu membantu kita untuk terus bersama? Menjadi saudara seperjuangan katanya.

Jagalah dirimu, tahanlah hasratmu, nantinya kamu juga akan menemukan seseorang yang cocok dan selalu bisa menyayangimu. Bila kelak kamu menikah, undanglah aku. Kita bertemu lagi nanti di hari yang berbahagia.


Ch.

Comments